Minggu, 25 September 2011
Merokok, Siap-Siap Kena Kencing Manis – Diabetes
Kencing manis | Inilah alasan lain untuk melempar rokok jauh-jauh. Merokok, yang sudah diketahui mengakibatkan kanker paru-paru, serangan jantung dan stroke, juga meningkatkan resiko bagi jenis diabates paling umum, kata beberapa peneliti.
Perokok menghadapi peningkatan resiko 44% untuk terserang diabetes type 2 jika dibandingkan dengan orang yang tidak merokok, demikian temuan para peneliti Swiss tersebut.
Dr. Carole Willi dari University of Lausanne di Swiss dan rekannya menganalisis 25 kajian yang menyelidiki hubungan antara merokok dan diabetes yang disiarkan antara 1992 dan 2006, dengan sebanyak 1,2 juta peserta yang ditelusuri selama 30 tahun.
Mereka mendapati resiko bahkan lebih tinggi bagi perokok berat. Mereka yang menghabiskan sedikitnya 20 batang rokok sehari memiliki resiko terserang diabetes 62% lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang tidak merokok.
Sabtu, 24 September 2011
KTP elektronik yang akan segera diluncurkan Indonesia
| Tampak Depan |
Sistem kependudukan melalui e-KTP
atau Kartu Tanda Penduduk Elektronik merupakan cara baru yang akan ditempuh
oleh pemerintah untuk memberikan identitas kepada masyarakat. Nah, pada tahun
2012 mendatang sistem tersebut mulai diberlakukan.
e-KTP memang merupakan cara jitu yang dilakukan pemerintah untuk membangun database kependudukan secara nasional. Dengan menggunakan sistim biometrik yang ada di dalamnya, maka setiap pemiliki e-KTP dapat terhubung kedalam satu database nasional, sehingga setiap penduduk hanya memerlukan 1 KTP saja.
"KTP elektronik menggunakan sistem biometrik atau sidik jari, sehinga setiap warga hanya membutuhkan satu KTP saja yang dapat dihubungkan dengan database nasional,"
e-KTP memang merupakan cara jitu yang dilakukan pemerintah untuk membangun database kependudukan secara nasional. Dengan menggunakan sistim biometrik yang ada di dalamnya, maka setiap pemiliki e-KTP dapat terhubung kedalam satu database nasional, sehingga setiap penduduk hanya memerlukan 1 KTP saja.
"KTP elektronik menggunakan sistem biometrik atau sidik jari, sehinga setiap warga hanya membutuhkan satu KTP saja yang dapat dihubungkan dengan database nasional,"
Langganan:
Postingan (Atom)